real madrid

now browsing by tag

 
 

Roller Coaster Real Madrid di Liga Champions Musim Ini

Roller Coaster Real Madrid di Liga Champions Musim Ini (Getty Images/Clive Rose)

London – Real Madrid tersisih di semifinal Liga Champions, setelah dikalahkan Chelsea. Los Blancos sungguh naik-turun menjalani Liga Champions seperti roller coaster.

Chelsea vs Real Madrid tersaji di Stamford Bridge pada leg kedua semifinal Liga Champions, Kamis (6/5/2021) dini hari WIB. The Blues sukses menang dengan skor 2-0, via Timo Werner dan Mason Mount di masing-masing babak.

Chelsea pun berhak melangkah ke babak final Liga Champions musim ini. Klub asal London itu mengantongi agregat 3-1.

Real Madrid sejatinya tidak bermain buruk-buruk amat di laga tersebut. Pasukannya Zinedine Zidane unggul jauh dalam penguasaan bola, 68 persen berbanding 32 persen.

Tembakan ke gawang juga sama-sama berjumlah lima. Hanya saja, Chelsea memang lebih efektif.

Real Madrid tidak berkutik di hadapan Chelsea (Getty Images/Clive Rose)

Media Spanyol, Marca melansir kalau Real Madrid sungguh naik-turun nasibnya di Liga Champions musim ini. Mereka memulainya dengan tidak mudah, sempat di atas angin, lalu akhirnya tumbang juga.

Di awal kompetisi, Real Madrid secara mengejutkan dikalahkan Shakhtar Donetsk lalu diimbangi oleh Borussia Monchengladbach. Meski sempat menang dua kali atas Inter Milan, namun lolos dari fase grup harus dituntaskan sampai laga akhir.

kemudian di babak 16 besar, Los Blancos dengan mudah membungkam kuda hitam Atalanta. Puncaknya di babak perempatfinal, Real Madrid mendapat suntikan kepercayaan setelah mengalahkan Liverpool.

Real Madrid mampu meredam Liverpool (AP/Jon Super)

Di babak semifinal leg pertama di kandang, Real Madrid mampu menahan Chelsea dengan skor imbang 1-1. Tentu, itu modal bagus buat leg kedua karena kesempatan masih terbuka lebar.

Namun apa daya, Chelsea dengan superior mampu menjinakkan Los Blancos. Pasukan-pasukan muda Thomas Tuchel tidak ciut menghadapi Sergio Ramos dkk, yang beberapa di antaranya adalah pemain langganan juara Liga Champions.

Pun di babak semifinal Liga Champions, Real Madrid merupakan tim unggulan di banding lainnya (termasuk dari PSG dan Manchester City). Madrid adalah tim pengoleksi gelar terbanyak Liga Champions, dengan 13 kali. Sisanya Chelsea baru sekali, PSG dan City masih nol.

Ada banyak faktor yang membuat jalan Real Madrid di Liga Champions kali ini yang jadi batu sandungan. Dari krisis badai cedera, pemain-pemain yang positif virus Corona, hingga probelamtika European Super League.

Kini, Real Madrid menyisakan satu kans juara di Liga Spanyol. Maka saatnya, mereka mati-matian bermain sampai akhir musim nanti.

European Super League Belum Mati, Klub-klub Tak Bisa Pergi Begitu Saja

Klub-klub European Super League tidak bisa mundur begitu saja (Getty Images/Denis Doyle)

Madrid – Florentino Perez menegaskan klub-klub peserta European Super League tak bisa pergi begitu saja. Dia juga meyakini kalau kompetisi ini cepat atau lambat akan tetap bergulir.

Perez selaku presiden Real Madrid menginisiasi European Super League bersama 11 klub top Eropa lainnya. Tapi, baru dua hari diumumkan, kompetisi untuk tim-tim super itu akhirnya harus dibatalkan.

Sebab resistensi yang ada terlalu besar karena European Super League dianggap cuma menguntungkan para raksasa, dan tidak mengindahkan nilai-nilai fair play. Satu per satu klub lantas mengundurkan diri.

Dimulai dari enam klub Inggris, lalu Inter Milan, dan terakhir Atletico Madrid. Itu artinya hanya ada Madrid, Barcelona, Juventus, dan AC Milan yang masih bertahan di sana. Milan memang masih berada di tengah-tengah, tanpa keputusan yang jelas.

Maka dari itu Perez yakin kalau European Super League sebenarnya belum mati. Apalagi klub-klub besar yang jadi peserta sudah meneken nota kesepahaman dan hanya tinggal menunggu waktu sampai European Super League benar-benar berjalan.

“Saya tidak ingin menghabiskan waktu untuk menjelaskan apa kontrak yang mengikat itu. Tapi faktanya, klub-klub tidak bisa pergi begitu saja,” ujar Perez dalam wawancara dengan AS.

“Beberapa klub pergi karena adanya tekanan. Tapi proyek ini atau nanti baru, akan tetap berjalan. Saya harap itu bisa terjadi di masa depan,” sambungnya.

Madrid Tak dalam Situasi Sulit Usai Ditahan Betis

Real Madrid tak dalam kondisi sulit usai ditahan Real Betis (Foto: Getty Images/Denis Doyle)

Madrid – Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane berusaha tenang usai El Real ditahan Real Betis. Ia merasa timnya tampil cukup baik tapi gagal menang akibat kurang tajam.

Madrid tertahan 0-0 oleh Real Betis di Estadio Alfredo di Stefano pada laga pekan ke-33 Liga Spanyol. Hasil imbang ini datang di momen krusial saat persaingan perebutan gelar LaLiga menuju akhir.

Akibat kegagalan meraih kemenangan atas Betis, Madrid tertahan di posisi kedua dengan 71 angka. Mereka unggul dua angka dari Barcelona di urutan ketiga dan tertinggal dua angka dari Atletico Madrid di puncak klasemen.

Wajar bisa Madrid kemudian dihujani kritik usai laga ini. Menghadapi situasi tersebut pelatih Madrid, Zinedine Zidane berusaha bersikap tenang.

Menurutnya Madrid sudah tampil cukup baik meski mereka gagal menang. Buruknya penyelesaian akhir menjadi sebab utama Los Blancos gagal menang di laga ini.

Madrid sepanjang 90 menit memang tampil dominan dengan melepas 17 tembakan, tapi hanya lima yang mengarah ke gawang.

Zidane juga menegaskan bahwa persaingan perebutan gelar juara belum berakhir. Ia yakin timnya bakal segera melupakan hasil imbang ini dan fokus ke laga berikutnya.

Pada laga berikutnya, Madrid harus menghadapi Chelsea di semifinal Liga Champions. El Real akan menjamu Los Blancos di Estadio Alfedo Di Stefano, (28/4).

“Kami kehilangan dua poin, itu jelas. Kami sangat bagus dalam bertahan tetapi kurang baik dalam serangan. Kami kehilangan sesuatu, kami tidak cukup baik untuk di puncak,” ujar Zidane dikutip dari Marca.

“Kami kehilangan dua poin yang sepertinya sangat buruk. Namun, kami akan fokus pada hari Selasa. Jalan masih panjang yang harus dilalui di LaLiga dan kami akan berjuang sampai akhir. Ini belum berakhir.”

“Kami siap untuk pertandingan berikutnya, yang akan menjadi pertandingan tersulit kami sepanjang musim.Kami kekurangan sesuatu untuk dimenangkan, itu benar, tapi kami baik-baik saja,” jelasnya.