motogp italia

now browsing by tag

 
 

Valentino Rossi Akhirnya Finis 10 Besar, tapi Tak Gembira karena…

Jakarta – Di MotoGP Italia 2021, Valentino Rossi berhasil finis ke-10. Itu adalah 10 besar pertamanya musim ini, walaupun ia ternyata tak terlalu gembira. Kenapa?

The Doctor menyudahi seri balapan keenam MotoGP 2021 di Mugello di posisi ke-10. Rossi terpaut 25,146 detik dari Fabio Quartararo yang tampil sebagai pemenang.

Buat Valentino Rossi, hal itu merupakan hasil terbaiknya musim ini. Pencapaian terbaiknya di MotoGP 2021 hadir tepat sebelum seri ini, yakni lewat finis ke-11 di LeMans pada MotoGP Prancis 2021.

Menilik hasil-hasilnya, Valentino Rossi juga baru kali ini lagi bisa menembus 10 besar semenjak finis keempat pada seri keenam MotoGP 2020 lalu, yakni di Misano pada September 2020.

Hasil di MotoGP Italia 2021, yang juga negara kelahiran Valentino Rossi, ternyata tak bikin dirinya kelewat gembira. Ia malah mempertanyakan kenapa balapan tetap dilanjutkan.

Hal itu tak lepas dari kabar duka soal tragedi di kelas Moto3 Italia. Ada Jason Dupasquier, rider PrustelGP, yang meninggal dunia pada hari Minggu (30/5) setelah mengalami insiden serius dalam sesi kualifikasi satu hari sebelumnya.

“Setelah apa yang terjadi kepada Jason kemarin, kenapa hari ini kita tetap membalap?” kata Valentino Rossi seperti dilansir CorseDiMoto.

Di sisi lain, Valentino Rossi pun memahami bahwa situasinya cukup dilematis terkait lanjut balapan atau tidak. “Tapi aku pun berpikir bahwa akan sulit jika tidak membalap hari ini. Sayangnya, apa yang kita lakukan hari ini tidak mengubah apa yang terjadi kepada Jason kemarin.”

“Aku tak tahu mana yang tepat, tetap balapan atau tidak. Yang pasti adalah balapan kali ini berat buat semuanya. Kami semua seperti ingin berkemas dan pulang saja. Jika mereka meminta kami pulang, aku pun akan setuju,” tutur Valentino Rossi soal MotoGP Italia 2021.

Marc Marquez Ungkap Kondisi Fisiknya Jelang MotoGP Italia

Jakarta – Marc Marquez mengakui kondisinya saat ini belum 100 persen fit. Jelang menghadapi dua grand prix beruntun, rider Repsol Honda itu pun bersiap diri.

Sudah tiga balapan musim ini yang diikuti oleh Marquez, namun sejauh ini belum ada podium yang berhasil diraih. Catatan terbaiknya yakni finis ketujuh di MotoGP Portugal pada April lalu.

Saat berlaga di MotoGP Prancis yang berlangsung di lintasan basah pertengahan bulan ini, Marquez sempat memimpin balapan saat terjadi situasi flag-to-flag, namun akhirnya mengalami crash sampai dua kali dan gagal melanjutkan lomba.

Kini jadwal padat mulai tiba menghampiri Marquez. MotoGP Italia akan digelar di Mugello pada 30 Mei nanti, disusul MotoGP Catalunya di Montmelo sepekan berselang. Fisik juara dunia delapan kali itu akan lebih diuji, namun ia sudah bersiap.

“Saya sudah menjalani pekan yang bagus untuk proses pemulihan saya,” kata Marquez, dikutip oleh GPOne.

“Di Prancis kemarin kami menunjukkan potensi di trek basah, dan pekan ini di Mugello kami harus bekerja keras sejak Jumat pagi (latihan pertama), mencoba konsisten dan menemukan kecepatan yang bagus.”

“Saya paham akan keterbatasan fisik saya dan saya tahu ini tak akan menjadi pekan termudah untuk mendekati posisi pertama di trek kering. Sekarang akan ada dua balapan beruntun, ini pertama kalinya buat saya musim ini. Jelas akan lebih menguras fisik, tapi saya bisa melakukannya,” jelas Marquez.

Marquez kini berada di urutan ke-17 klasemen sementara dengan 16 poin, tertinggal 64 angka dari Fabio Quartararo (Yamaha) yang ada di puncak.

Dear Marc Marquez, Masih Ingat Kecelakaan Horor di Mugello?

Jakarta – Marc Marquez harus ekstra hati-hati di Mugello dalam MotoGP Italia 2021 akhir pekan ini. Ia pernah curhat soal kecelakaan paling horornya di sirkuit itu pada tahun 2013.

Dalam karier balapnya, Marc Marquez bukannya tak pernah crash di lintasan. Tapi rider Repsol Honda itu pernah mengaku bahwa insiden di Mugello tahun 2013 adalah yang paling mengerikan buatnya.

Kecelakaan pada saat itu terjadi ketika Marc Marquez sedang gaspol di sesi latihan bebas kedua. Di tikungan pertama, ia kehilangan kendali ban depan motor sampai meluncur ke pembatas sirkuit di sisi kiri. Kecepatan Marquez saat itu 338 km/jam!

Beruntung buat Marquez, ia mengaku sempat menjatuhkan diri sebelum motornya itu menabrak pembatas sirkuit. Tapi tetap saja Baby Alien tampak sempat terkapar kesakitan sebelum dibawa ke pusat medis oleh ambulans.

“Itu menjadi satu-satunya kejadian yang membuat saya ketakutan. Saya takut karena saya tahu jika saya bisa terluka parah. Insiden tersebut membuat saya kerja keras sepanjang akhir pekan itu,” kata Marc Marquez dalam sebuah wawancara dengan DAZN.

“Terima kasih Tuhan, sangat sulit untuk mencari keseimbangan antara risiko dan keuntungan. Tanpa risiko tidak ada nilai lebih. Jika anda menginginkannya, maka anda harus bisa ambil risiko lebih ketimbang yang lainnya.”

Akhir pekan ini, dalam MotoGP Italia 2021, Marc Marquez kembali harus menyambangi tempat yang menghadirkan kenanangan horor buatnya itu. Kewaspadaan ekstra mesti diusung, salah satunya karena kondisinya yang diprediksi belum fit benar usai kembali balapan musim ini.

Marc Marquez juga harus ingat insiden-insiden dalam race sebelum ini di LeMans dalam MotoGP Prancis 2021. Dalam race ketiganya usai comeback, rider 28 tahun asal Spanyol tersebut jatuh di lintasan. Bukan cuma sekali tapi dua kali.

Dalam kondisi balapan basah di LeMans, Marc Marquez saat itu sempat keluar pit sebagai pemimpin balapan lalu memimpin nyaris dua detik dari Fabio Quartararo di belakangnya. Tapi Marquez jatuh di tikungan 14 saat balapan menyisakan 19 putaran. Marc Marquez lantas bangkit untuk balapan lagi, tapi tak lama berselang jatuh lagi di tikungan 6. Insiden itu lantas mengakhiri balapannya di LeMans.

Tak ayal kombinasi kisah horor Mugello 2013, kondisi diri, dan insiden di balapan sebelum ini bikin Marc Marquez mesti menjalani MotoGP Italia 2021 dengan sangat hati-hati.