european super league

now browsing by tag

 
 

European Super League Belum Mati, Klub-klub Tak Bisa Pergi Begitu Saja

Klub-klub European Super League tidak bisa mundur begitu saja (Getty Images/Denis Doyle)

Madrid – Florentino Perez menegaskan klub-klub peserta European Super League tak bisa pergi begitu saja. Dia juga meyakini kalau kompetisi ini cepat atau lambat akan tetap bergulir.

Perez selaku presiden Real Madrid menginisiasi European Super League bersama 11 klub top Eropa lainnya. Tapi, baru dua hari diumumkan, kompetisi untuk tim-tim super itu akhirnya harus dibatalkan.

Sebab resistensi yang ada terlalu besar karena European Super League dianggap cuma menguntungkan para raksasa, dan tidak mengindahkan nilai-nilai fair play. Satu per satu klub lantas mengundurkan diri.

Dimulai dari enam klub Inggris, lalu Inter Milan, dan terakhir Atletico Madrid. Itu artinya hanya ada Madrid, Barcelona, Juventus, dan AC Milan yang masih bertahan di sana. Milan memang masih berada di tengah-tengah, tanpa keputusan yang jelas.

Maka dari itu Perez yakin kalau European Super League sebenarnya belum mati. Apalagi klub-klub besar yang jadi peserta sudah meneken nota kesepahaman dan hanya tinggal menunggu waktu sampai European Super League benar-benar berjalan.

“Saya tidak ingin menghabiskan waktu untuk menjelaskan apa kontrak yang mengikat itu. Tapi faktanya, klub-klub tidak bisa pergi begitu saja,” ujar Perez dalam wawancara dengan AS.

“Beberapa klub pergi karena adanya tekanan. Tapi proyek ini atau nanti baru, akan tetap berjalan. Saya harap itu bisa terjadi di masa depan,” sambungnya.

Juventus Tak Takut Gertakan UEFA

Turin – UEFA bisa saja mendepak Juventus andai mampu meraih tiket ke Liga Champions musim depan. Namun, Bianconeri tak takut dengan gertakan itu.

Juventus menjadi salah satu klub yang belum menyatakan cabut dari European Super League. Ada pula Real Madrid, Barcelona, dan AC Milan, yang berada satu jalur dengan Si Nyonya Tua.

Empat klub yang belum cabut dari European Super League berpotensi mendapat larangan tampil di Liga Champions musim depan. Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, menegaskan bahwa klub tak takut dengan gertakan tersebut.

“Tidak, kami tidak takut akan hal itu. Kami berkonsentrasi, ini adalah tugas kami dan kami yakin bahwa kami dapat mengakhiri musim dengan semua target kami,” kata Pirlo seperti dikutip dari Football Italia.

Kontestan European Super League semula ada 12 klub, yang kemudian makin menipis seiring pernyataan tegas kontestan asal Inggris untuk mundur. Chelsea, Manchester United, Liverpool, Arsenal, Manchester City, dan Tottenham Hotspur tak jadi ambil bagian buntut dari protes fans dan intervensi pemerintah setempat.

Di Italia, ada Inter Milan yang sudah tegas menyatakan mundur dalam keterangan persnya. Atletico Madrid dari Spanyol juga tegas untuk mundur dalam pernyataan resmi klub.

Mundurnya delapan kontestan itu tak lepas dari ancaman FIFA dan UEFA, yang melarang klub dan pemain tampil di ajang naungannya. Ada pula desakan suporter dan federasi negara setempat.

Juventus saat ini duduk di posisi keempat klasemen Liga Italia dengan 65 poin. Klub asal Turin itu cuma unggul dua angka dari Napoli di urutan kelima.