Sepak Bola

now browsing by category

 

MU Gagal Juara Liga Europa, Marcus Rashford Dikritik

Jakarta – Marcus Rashford gagal bersinar saat Manchester United menjalani final Liga Europa 2020/2021. Pemain 23 tahun itu mendapatkan kritik.

MU takluk dari Villarreal di final Liga Europa 2020/2021. Dalam laga di Stadion Energa, Gdansk, Kamis (27/5/2021) dini hari WIB, Setan Merah takluk 10-11 saat adu penalti.

Pada babak pertama, MU ketinggalan pada menit ke-29. Gol Gerrard Moreno yang membawa tim Kapal Selam Kuning unggul. MU bisa menyamakan kedudukan via Edinson Cavani dengan gol pada menit ke-55.

Dalam data yang dicatat oleh Whoscored, MU cuma membukukan sebanyak 2 shot on target. Catatan itu satu tembakan lebih banyak dari Villarreal.

Selain Cavani, Rashford merupakan pemain MU yang membukukan tembakan tepat sasaran. Rashford menjadi pemain MU yang paling banyak menembak, 4 kali, Akurasinya buruk, 25 persen.

Karena penampilan Rashford yang kurang maksimal, dia menjadi sasaran serangan rasial di sosial media. Akun resmi MU sampai meminta pengguna media sosial membantu untuk menangani serangan-serangan ke pemainnya.

Eks pemain MU, Keith Gillespie, juga ikut mempertanyakan permainan Rashford. Performa buruk pemain nomor punggung 10 itu disebut masih misteri.

“Anda ingin melihat para pemain besar United bisa tampil menonjol malam ini dan Marcus Rashford menjadi misteri buat saya malam ini,” kata Gillespie di BBC.

“Bagaimana dia benar-benar tetap di lapangan, saya tidak tahu. Selama berbulan-bulan, dia sangat buruk,” kata dia menambahkan.

Atalanta Vs Juventus: Menang 2-1, Bianconeri Juara Coppa Italia

Reggio nell’Emilia – Juventus berhasil menjuarai Coppa Italia 2020/21. Berjumpa Atalanta di final, Bianconeri menang 2-1.

Di Stadion Mapei – Citta del Tricolore, Kamis (20/5/2021) dini hari WIB, Dejan Kulusevski membawa Bianconeri unggul di menit ke-31, namun Ruslan Malinovsky membuat skor menjadi imbang di menit ke-41.

Di babak kedua, Federico Chiesa keluar sebagai pahlawan lewat golnya di menit ke-73. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang.

Kemenangan ini menjadi gelar Coppa Italia ke-14 bagi Juventus, terbanyak sepanjang sejarah. Sedangkan bagi Atalanta, mereka harus puas menjadi runner-up kedua kalinya dalam tiga tahun.

Jalannya pertandingan

Atalanta menekan sejak awal. Jose Luis Palomino hampir mencetak gol di menit ke-3, tapi upayanya berhasil diselamatkan oleh Gianluigi Buffon. Dua menit berselang, sepakan Duvan Zapata masih melebar di samping gawang Juventus.

Peluang kembali diperoleh Atalanta pada menit ke-18. Backpass buruk dari Matthijs de Ligt membuat Zapata hampir menjebol gawang Juventus, namun Buffon berhasil menghalaunya. Menit ke-25, sepakan mendatar Remo Freuler melebar di sisi kiri gawang Buffon.

GOL! Sering ditekan, Juventus justru unggul lebih dulu di menit ke-31. Menerima umpan serangan balik, Cristiano Ronaldo tak bisa mengontrol bola dengan baik dan terjatuh di kotak penalti.

Bola liar berhasil diambil Weston McKennie, lalu mengirim umpan kepada Dejan Kulusevski yang berada di pojok kanan kotak penalti. Dengan sebuah sepakan terukur, pemain Swedia itu mengirim bola bersarang di pojok kiri gawang Atalanta.

Sepakan Kulusevski yang berbuah gol pertama Juventus. Foto: Getty Images for Lega Serie A/Alessandro Sabattini

Banyak menyerang sejak kickoff, Atalanta pantang menyerah meski tertinggal. Gol yang dicari La Dea berhasil tercipta di menit ke-41. Semua berawal dari Freuler, yang berhasil merabut bola dari Adrien Rabiot, lalu mengirim umpan kepada Hans Hateboer di sisi kanan kotak penalti.

Hateboer kemudian memberi crossing mendatar kepada Ruslan Malinovsky yang berdiri bebas di tengah kotak penalti Juventus. Satu tembakan kerasnya menghujam gawang Buffon, mengubah skor menjadi 1-1, yang bertahan hingga jeda.

Ekspresi Malinovskyi usai menjebol gawang Juventus. Foto: Getty Images for Lega Serie A/Marco Rosi

Di babak kedua, Weston McKennie memiliki kans di menit ke-48, tetapi sundulannya yang memanfaatkan umpan silang Juan Cuadrado masih melebar. Atalanta membalas lewat sepakan Matteo Pessina di menit ke-50, tapi berhasil diamankan Buffon.

Juventus meningkatkan serangan. Umpan mendatar Federico Chiesa disontek oleh Kulusevski di menit ke-58, tetapi ditepis oleh Pierluigi Gollini. Menit ke-60, sundulan Ronaldo masih mudah ditangkap Gollini dan semenit kemudian sepakan Chiesa membentur mistar.

GOL! Juventus akhirnya kembali unggul di menit ke-73. Chiesa, yang berada di sisi kiri kotak penalti, mengumpan kepada Kulusevski lalu berlari masuk ke kotak penalti.

Kulusevski kembali mengoper bola tersebut pada Chiesa yang berhasil mengelabui barisan belakang Atalanta. Dalam situasi 1 lawan 1 dengan Gollini, Chiesa melepaskan tembakan keras yang menggetarkan gawang Atalanta, skor kini 2-1.

Gol kedua Juventus lewat Chiesa. Foto: Getty Images for Lega Serie A/Alessandro Sabattini

Seusai kebobolan, permainan Atalanta menjadi lebih keras. Empat kartu kuning dikeluarkan wasit, dan satu kartu merah diberikan kepada Rafael Toloi karena menghina wasit pada menit ke-88, saat ia sudah duduk di bench.

Atalanta tak bisa menyamakan kedudukan, dan skor 2-1 bertahan hingga usai.

Susunan pemain

Atalanta: Gollini; Toloi (Djimsiti 76′), Romero, Palomino; Hateboer (Ilicic 76′), De Roon, Freuler, Gosens (Miranchuk 83′); Pessina (Pasalic 68′); Malinovskyi (Muriel 68′), Duvan Zapata

Juventus: Buffon; Cuadrado, De Ligt, Chiellini, Danilo; McKennie, Bentancur, Rabiot, Chiesa (Dybala 74′); Kulusevski (Bonucci 83′), Ronaldo

Manchester City Pastikan Gelar Juara Liga Inggris dan Liga Champions di Hadapan Chelsea?

Timo Werner dan Aymeric Laporte saat berduel. (Foto: REUTERS/Ian Walton)

MANCHESTER City – berpotensi memastikan gelar juara Liga Inggris dan Liga Champions 2020-2021 di hadapan Chelsea. Pada Sabtu 8 Mei 2021 malam WIB, Manchester City akan menjamu Chelsea di lanjutan pekan ke-35 Liga Inggris 2020-2021.

Jika Manchester City mengalahkan Chelsea, The Citizens –julukan Manchester City– keluar sebagai jawara Liga Inggris 2020-2021. Manchester City saat ini mengoleksi 80 angka dari 34 pertandingan, unggul 13 poin dari Manchester United di tempat kedua (baru memainkan 33 laga).

(Man City dan Chelsea saat turun di semifinal Piala FA 2020-2021)

Andai Manchester City menumbangkan Chelsea, koleksi 83 angka milik Kevin De Bruyne dan kawan-kawan tak mungkin terkejar lagi oleh klub-klub lainnya, termasuk Manchester United. Sebab, jika pun memenangkan lima laga tersisa, koleksi poin maksimal Manchester United hanyalah 82 poin.

Bagaimana jika laga Man City vs Chelsea berakhir imbang? Man City harus menunggu pekan depannya, atau menunggu laga-laga yang dijalani Manchester United demi memastikan gelar juara Liga Inggris 2020-2021.

Bagaimana dengan Liga Champions? Manchester City juga bertemu Chelsea di partai puncak Liga Champions yang digelar di Stadion Ataturk, Istanbul, pada Minggu 30 Mei 2021 pukul 02.00 WIB.

BACA JUGA: Manchester City vs Chelsea, Final Liga Champions 2020-2021 Dipindah ke Inggris?

Manchester City lolos ke final setelah menang agregat 4-1 atas Paris Saint-Germain (PSG) di semifinal. Sementara Chelsea melaju ke partai puncak usai menyingkirkan Real Madrid dengan agregat 3-1.

Karena itu, Manchester City bisa dua kali menyakiti Chelsea musim ini. Hal ini sekaligus membalaskan dendam atas sakit hati yang dirasakan Manchester City sebelumnya.

Sebelumnya, Manchester City disingkirkan Chelsea dari ajang semifinal Piala FA 2020-2021. Bertemu di Stadion Wembley, Manchester City tumbang 0-1 dari Chelsea, via gol tunggal Hakim Ziyech.

(Chelsea saat kalahkan Manchester 1-0 di semifinal Piala FA 2020-2021)

Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, juga mempunyai modal untuk menyakiti hati Chelsea. Dalam dua kesempatan membawa tim asuhannya tampil di final Liga Champions, Guardiola selalu mengantarkan sang tim sebagai juara.

Di final Liga Champions 2008-2009, Barcelona menumbangkan Manchester United 2-0. Dua musim berselang, Barcelona lagi-lagi menghajar Manchester United, kali ini dengan skor 3-1. Kesimpulannya, Guardiola berpengalaman menghajar klub Inggris di final Liga Champions. Chelsea jadi korban berikutnya?

FIFA Umumkan Jadwal Laga FIFA Futsal World Cup 2021 Lithuania

Logo Piala Dunia Futsal. (Foto: FIFA)

ZURICH – Federasi Sepakbola dan Futsal Dunia (FIFA), mengumumkan jadwal laga FIFA Futsal World Cup 2021 (Piala Dunia Futsal) Lithuania. Nantinya, ajang empat tahun ini akan digelar di Lithuania pada 12 September hingga 3 Oktober 2021.

Piala Dunia Futsal ke-sembilan ini akan dilaksanakan di 3 kota, yaitu Kaunas, Vilnius, dan Klaipeda. Ada 52 pertandingan, terdiri dari 36 pertandingan fase grup, 8 pertandingan 16 besar (Perdelapan Final), 4 pertandingan perempat final, 2 pertandingan semifinal, 1 pertandingan perebutan tempat ketiga, dan 1 pertandingan final perebutan Juara.

(Logo Piala Dunia Futsal 2021)

Kaunas Arena menjadi tempat yang paling banyak menyelenggarakan pertandingan, yaitu 22 pertandingan, terdiri dari 12 pertandingan putaran grup, 4 pertandingan perdelapan final, 2 pertandingan perempat final, semua pertandingan semifinal, perebutan juara ketiga dan partai final. Pertandingan pembukaan dan penutupan juga dilaksnakan di Kaunas Arena.

Kota Vilnius mendapat jatah menyelenggarakan 18 pertandingan, terdiri dari 12 pertandingan putaran grup, 4 pertandingan perdelapan final serta 2 pertandingan perempat final. Sedangkan kota Klaipeda menyelenggarakan 12 pertandingan untuk putaran grup.

Format kompetisi Piala Dunia Futsal 2021 adalah setengah kompetisi, di mana 24 negara peserta dibagi ke dalam 6 group A-F. Satu grup diisi oleh 4 negara.

Tim yang lolos ke babak perdelapan final adalah peringkat 1 dan runner-up di masing-masing grup. Sedangkan 4 tiket tersisa diperebutkan oleh 6 negara yang berposisi peringkat 3 dari masing-masing grup.

Sebanyak 4 negara yang lolos ditentukan berdasarkan raihan poin, produktivitas gol, selisih gol serta jumlah kartu paling sedikit. Selanjutnya untuk maju ke perdelapan final dan final ditentukan dengan format knock out system (Sistem Gugur).

Pertandingan pembukaan dijadwalkan pada Minggu, 12 September 2021 dan grand final di Kaunas Arena pada Minggu, 3 Oktober 2021.

Presiden Federasi Sepak Bola Lithuania, Tomas Danilevičius berharap ini akan menjadi Piala Dunia Futsal FIFA paling menghibur yang pernah ada. Sementara Wali Kota Kaunas Visvaldas Matijosaitis menyatakan, penunjukan kota Kaunas merupakan kehormatan besar dan kegembiraan bagi kota itu menyambut para pemain futsal terbaik dari seluruh dunia.
Ia berharap semua anggota tim, tamu, dan penggemar futsal mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan di Kaunas.

Event besar seperti FIFA Futsal World Cup 2021 memang selalu ditunggu-tunggu para atlet karena memberikan pengalaman dan pelajaran berharga untuk mengembangkan karier.

Pelatih Timnas Futsal Indonesia Kensuke Takahashi yang berlaga membela Jepang di Piala Dunia Futsal tahun 2004 mengatakan, Piala Dunia adalah turnamen yang memberikan pengalaman dan membutuhkan tanggung jawab yang besar.

“Piala Dunia adalah turnamen yang memberikan pengalaman besar. Pada saat jadi pemain saya mengerahkan seluruh tenaga saya untuk turnamen ini. 2004 pertama kali tampil di piala dunia dan babak belur, saat itu saya mengetahui bahwa apa yang saya sudah lakukan, latihan saya selama ini sama sekali masih belum cukup.” Demikian Coach Ken menyimpan kenangannya akan Piala Dunia Futsal tahun 2004.

Berikut ini agenda Piala Dunia Futsal FIFA 2021 di Lithuania :

• 12 September 2021 : pertandingan pembukaan

• 22, 23 dan 24 September 2021 : pertandingan 16 besar

• 26 dan 27 September 2021 : perempat final

• 29 dan 30 September 2021 : semi final

• 3 Oktober 2021 : playoff tempat ketiga/ keempat dan final

Roller Coaster Real Madrid di Liga Champions Musim Ini

Roller Coaster Real Madrid di Liga Champions Musim Ini (Getty Images/Clive Rose)

London – Real Madrid tersisih di semifinal Liga Champions, setelah dikalahkan Chelsea. Los Blancos sungguh naik-turun menjalani Liga Champions seperti roller coaster.

Chelsea vs Real Madrid tersaji di Stamford Bridge pada leg kedua semifinal Liga Champions, Kamis (6/5/2021) dini hari WIB. The Blues sukses menang dengan skor 2-0, via Timo Werner dan Mason Mount di masing-masing babak.

Chelsea pun berhak melangkah ke babak final Liga Champions musim ini. Klub asal London itu mengantongi agregat 3-1.

Real Madrid sejatinya tidak bermain buruk-buruk amat di laga tersebut. Pasukannya Zinedine Zidane unggul jauh dalam penguasaan bola, 68 persen berbanding 32 persen.

Tembakan ke gawang juga sama-sama berjumlah lima. Hanya saja, Chelsea memang lebih efektif.

Real Madrid tidak berkutik di hadapan Chelsea (Getty Images/Clive Rose)

Media Spanyol, Marca melansir kalau Real Madrid sungguh naik-turun nasibnya di Liga Champions musim ini. Mereka memulainya dengan tidak mudah, sempat di atas angin, lalu akhirnya tumbang juga.

Di awal kompetisi, Real Madrid secara mengejutkan dikalahkan Shakhtar Donetsk lalu diimbangi oleh Borussia Monchengladbach. Meski sempat menang dua kali atas Inter Milan, namun lolos dari fase grup harus dituntaskan sampai laga akhir.

kemudian di babak 16 besar, Los Blancos dengan mudah membungkam kuda hitam Atalanta. Puncaknya di babak perempatfinal, Real Madrid mendapat suntikan kepercayaan setelah mengalahkan Liverpool.

Real Madrid mampu meredam Liverpool (AP/Jon Super)

Di babak semifinal leg pertama di kandang, Real Madrid mampu menahan Chelsea dengan skor imbang 1-1. Tentu, itu modal bagus buat leg kedua karena kesempatan masih terbuka lebar.

Namun apa daya, Chelsea dengan superior mampu menjinakkan Los Blancos. Pasukan-pasukan muda Thomas Tuchel tidak ciut menghadapi Sergio Ramos dkk, yang beberapa di antaranya adalah pemain langganan juara Liga Champions.

Pun di babak semifinal Liga Champions, Real Madrid merupakan tim unggulan di banding lainnya (termasuk dari PSG dan Manchester City). Madrid adalah tim pengoleksi gelar terbanyak Liga Champions, dengan 13 kali. Sisanya Chelsea baru sekali, PSG dan City masih nol.

Ada banyak faktor yang membuat jalan Real Madrid di Liga Champions kali ini yang jadi batu sandungan. Dari krisis badai cedera, pemain-pemain yang positif virus Corona, hingga probelamtika European Super League.

Kini, Real Madrid menyisakan satu kans juara di Liga Spanyol. Maka saatnya, mereka mati-matian bermain sampai akhir musim nanti.